Bosan Selama Social Distancing untuk Cegah Virus Corona? Yuk Belajar Memasak Makanan Sehat Agar Kesehatan Tubuh Tetap Terjaga  

Selama social distancing pastikan kebutuhan makanan tetap terjaga karena tubuh yang sehat akan memberikan imunitas tubuh yang baik dalam melawan virus corona. Untuk menjaga makanan dan tetap sehat sebaiknya menghindari makanan manis menggunakan pemanis buatan. Pemanis buatan akan menyebabkan gigi berlubang, diabetes dan obesitas dan penyebab kalori tinggi dan penambah berat badan karena selama dirumah aktifitas menjadi berkurang. Selama di rumah sebaiknya tidak mengonsumsi makanan berat secara berlebihan yang berpengaruh pada metabolisme tubuh. Sebaiknya makan porsi sedikit setiap tiga maupun empat jam sekali untuk membantu pembakaran kalori.

Belajar Memasak Makanan Sehat Agar Kesehatan Tubuh Tetap Terjaga  

Sebaiknya ketika makan, makan secara perlahan untuk mempermudah penurunan berat badan dan membuat perut lebih kenyang lama. Saat makanan dikunyah lama maka asupan pada tubuh akan diserap dan mencapai perut serta memperlancar pencernaan. Walaupun tidak keluar rumah sebaiknya menghindari makanan mengandung lemak jenuh yang dapat meningkatkan lemak jahat pada tubuh penyebab penyakit jantung dan arteri koroner. Pria dapat mengonsumsi 30 gram lemak jenuh dan wanita 20 gram, sebaiknya mengurangi asupan makanan dari sosis, mentega, pati untuk menjaga tubuh yang lebih sehat. Begitu juga dengan penggunaan berlebih akan berpengaruh pada tekanan darah tinggi, oleh karena itu hindari mengonsumsi kripik dan makanan cepat saji yang memberikan banyak kadar garam dalam makanannya. Sebaiknya mengonsumsi makanan dengan gandum utuh dan perbanyak minum air putih untuk membuat tubuh terhidrasi baik.

Selama di rumah, ibu dapat memasak makanan secara basah dan kering dan perbedaannya berada pada teknik memasak. Teknik basah menggunakan kaldu maupun air untuk mematangkan makanan yang diolah sedangkan teknik kering dengan proses memasak yang tidak menggunakan air. Berikut adalah teknik masak kering yang dapat menjaga nutrisi makanan selama di rumah untuk mencegah infeksi virus corona diantaranya:

  • Shallow fry merupakan teknik menggoreng tidak membuat bagian seluruh makan terendam atau sebagiannya lalu membolak-balik makanan untuk makanan utuh yang matang.
  • Deep fry adalah teknik yang menggoreng menggunakan minyak dengan seluruh makanan terendam untuk makanan yang lebih renyah dan lembut serta tidak membutuhkan waktu lama.
  • Saute merupakan teknik memasak dengan menumis menggunakan sedikit minyak dan menggunakan api kecil untuk menghindari makanan menjadi gosong.

Selain itu, untuk makanan sehat dapat diolah dengan teknik kering menggunakan grilling dengan teknik panggang dari panas berasal dari bawah menggunakan kompor atau arang. Barbecuing menggunakan teknik yang mirip grilling namun barbecuing memiliki proses matang yang lama karena jarak antara makanan dan api lebih jauh. Smoking merupakan teknik asap panas yang berasal dari pembakaran arang untuk hasil makanan yang wangi khas.

Berikut adalah olahan makanan sehat dengan teknik basah diantaranya:

  • Merebus merupakan teknik menggunakan air mendidih pada bahan makanan dan cocok untuk membuat sup.
  • Poaching menggunakan teknik hampir mirip dengan merebus, namun menggunakan air sedikit dan api lebih kecil untuk teknik memasak sarapan pagi.

Selain itu, untuk makanan sehat dengan pengolahan basah untuk cegah virus corona adalah simmering yang menggunakan teknik makanan yang terendam dalam waktu lama. Hasil makanan simmering membuat kuahnya menjadi kental dan pekat dalam pembuatan soto. Blanching dengan teknik memasukkan bahan makanan dengan air yang tidak mendidih dan hanya menggunakan air panas untuk membersihkan kotoran dari makanan. Beberapa cara mengolah makanan ini akan mendukung kebutuhan nutrisi pada tubuh selama di rumah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *